GOTONG ROYONG MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN AKSESIBILITAS DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
Keywords:
Gotong Royong; Infrastruktur Desa; Pemberdayaan Masyarakat; Aksesibilitas; Kesejahteraan SosialAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur jalan desa melalui pendekatan gotong royong sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan penguatan aksesibilitas. Infrastruktur jalan yang rusak telah menjadi hambatan utama mobilitas warga, terutama dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu desa dengan tingkat kerusakan jalan cukup tinggi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan, mulai dari identifikasi masalah, musyawarah desa, pelatihan teknis, hingga pelaksanaan kerja bakti massal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan penekanan pada kolaborasi dan kemandirian warga. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan perbaikan jalan sepanjang ±500 meter yang dilakukan secara swadaya, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan infrastruktur desa. Selain memberikan dampak fisik, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan rasa tanggung jawab kolektif. Sebagai langkah keberlanjutan, dibentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk menjaga infrastruktur secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa gotong royong tidak hanya efektif sebagai sarana pembangunan fisik, tetapi juga sebagai fondasi penting dalam membangun kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di tingkat desa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wawan Isyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

